Ubah Sampah Plastik, Jadi Paving Ramah Lingkungan

Ubah Sampah Plastik, Jadi Paving Ramah Lingkungan

80

 

Kabupaten Malang – Inovasi baru dimunculkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang yang tergabung dalam kelompok KKN 18 UMM. Berawal dari kepedulian para mahasiswa UMM itu terhadap sampah plastik yang kurang dimanfaatkan oleh warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, mereka lantas mencetuskan ide pengolahan sampah plastik yang kemudian diubah menjadi paving.

“Bahwa sampah sudah menjadi sebuah momok yang menghantui setiap kota yang ada di Indonesia. Oleh sebab itu, kami menguji coba limbah plastik sebagai bahan dasar paving ramah lingkungan,” kata Dicky Alreandy Ketua Kelompok KKN 18 UMM pada Reportasemalang, (11/8/2017).

Lanjutnya, paving yang mereka ciptakan tidak kalah kualitasnya dengan paving yang dijual di pasaran, selain kuat paving yang memanfaatkan limbah plastik ini juga anti air dan bahan baku mudah untuk didapat.

Lebih lanjut, Ketua Divisi Lingkungan Kelompok KKN 18 UMM Rinaldy Rasyid, menjelaskan perihal cara pengolahan sampah plastik menjadi paving yang cukup mudah. “Hanya dengan membakar sampah plastik hingga meleleh kemudian dituangkan ke dalam cetakan paving yang terbuat dari besi,” tandasnya

“Sampah yang dibakar sebelumnya harus melalui proses pencucian dan pengeringan terlebih dahulu, agar tidak ada sisa-sisa tanah yang menempel,” imbuh Rinaldy

Sementara itu, pengolahan sampah plastik menjadi paving tersebut mendapatkan respon yang baik dari masyarakat

“Program kerja ini selain dapat mengurangi masalah sampah yang menumpuk, nantinya juga dapat membantu perekonomian masyarakat desa Tulungrejo, karena paving yang di hasilkan dari sampah plastik dapat di jual,” kata Kepala Dusun Jabon Desa Tulungrejo, Gatot.  (Red)