Tanpa Gebrakan, Dewanti – Punjul Tinggalkan Pesaingnya

Tanpa Gebrakan, Dewanti – Punjul Tinggalkan Pesaingnya

764
SHARE

KOTA BATU – Hampir tidak ada kejutan di Pilkada Kota Batu. Hingga saat ini gerakan para penantang pasangan Dewanti-Punjul boleh dikatakan sekedarnya saja. Paling tidak hal itu nampak dari rilis Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Selasa (15/11/2016).

Dikutip dari Times Indonesia, menurut peneliti Citra Komunikasi LSI, Toto Izul Fatah jika para penantang ingin mengalahkan calon ‘incumbent’ harus melakukan sesuatu yang luar biasa. “Calon harus membuat program yang radikal yang dapat menjadikan magnet bagi publik,” ujar Izul dalam rilis survei LSI, kemarin.

Dari data yang dirilis LSI, pasangan nomor urut 1, H Rudi – Sujono Djonet hanya mampu memperoleh elektabilitas 5,4 persen. Beda jauh dengan pasangan nomor urut 2, Dewanti Rumpoko – Punjul Santoso memperoleh elektabilitas tertinggi yaitu 50,3 persen. Bahkan pasangan yang dinilai ‘cukup serius’ yaitu H Hairuddin – Hendra Angga Sonatha hanya memperoleh 9,4 persen. Tantangan agak serius justru muncul dari pasangan independen nomor urut 4, Abdul Majid – Kasmuri Idris yang memperoleh elektabilitas 12,3 persen.

Menurut Izul tingginya angka elektabilitas pasangan Dewanti – Punjul karena memang tidak ada yang istimewa dari tawaran ketiga pasangan lainnya. “PR (pekerjaan rumah) besar untuk ketiga calon adalah sesegera mungkin untuk membuat kemasan program yang mampu diterima oleh masyarakat dan menjadikan magnet di masyarakat,” jelasnya.

Dengan sisa waktu yang hanya tiga bulan lagi, Izul mengatakan masih ada waktu untuk melakukan gebrakan. “Jika pasangan lain serius menawarkan ide dan konsep baru masih cukup waktu untuk melawan Dewanti – Punjul, walau tidak mudah,” tambahnya. (red)