Gugatan Ditolak, Dewanti – Punjul Segera Ditetapkan Jadi Kepala Daerah Kota Batu

Gugatan Ditolak, Dewanti – Punjul Segera Ditetapkan Jadi Kepala Daerah Kota Batu

221

KOTA BATU – Sebentar lagi, Kota Baru akan segera punya kepala daerah secara definitif. Hal tersebut dikarenakan Mahkamah Konstitusi (MK) baru saja mengeluarkan putusan terkait gugatan Paslon 1, Rudi – Sujono terhadap Paslon 2, Dewanti – Punjul pada Pilkada Batu 2017 pada hari senin (03/04/17) kemarin. Dalam amar keputusan yang dibacakan Hakim MK, Arief Hidayat, MK mengabulkan eksepsi Termohon mengenai tenggang waktu pengajuan permohon. Kedua, MK menyatakan permohonan Pemohon tidak dapat diterima. Artinya, Dewanti menjadi walikota terpilih Pilkada Batu 2017.

Seperti diketahui, Paslon Cawali dan Cawawali Kota Batu nomor 1, Rudi dan Sujono, mengajukan gugatan ke MK. Gugatan itu terkait kecurangan dan pelanggaran yang dilakukan oleh Paslon nomor dua terkait Pilkada Kota Batu. Mereka menganggap, prosea pilkada kemarin diwarnai banyak kecurangan baik olek KPUD Kota Batu maupun paslon nomor urut dua, Dewanti – Punjul.

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu sedang mempersiapkan acara penetapan Wali Kota terpilih Pilkada Batu 2017. Ketua KPU Batu, Rochani, mengatakan, KPU benar-benar bergegas mempersiapkan segala urusan untuk acara penetapan walikota yang dijadwalkan besok tanggal 5 April 2017.

“Kami langsung persiapkan semuanya mulai dari undangan, agenda acara, dan segala macamnya setelah mendengar kabar resmi dari MK yang menolak gugatan dari paslon 1, Rudi-Sujono, kemarin,” katanya.

Sedangkan rapat pleno terbuka penetapan Dewanti-Punjul sebagai pasangan terpilih Pilkada 2017 akan dilaksanakan di The Singhasari Resort & Convention Hall, Jalan Raya IR Soekarno no 120 Beji Batu, pukul 09.30 WIB.

Ditolaknya gugatan paslon nomor 1, Rudi – Djonet sebenarnya sudah diprediksi banyak pihak. Pasalnya, selisih suara dari dua paalon teraebut cukup jauh. Sesangkan MK hanya akan memproses sengketa hasil pilkada jika selisih prosentase suara maksimal hanya 2 persen saja. (Red)

Baca Juga:  Jalin Silaturahmi, KAHMI Gelar Jalan Sehat Nasional Di Malang