Catatkan Sejarah, Dewanti Kepala Daerah Perempuan Pertama di Malang Raya

Catatkan Sejarah, Dewanti Kepala Daerah Perempuan Pertama di Malang Raya

1190

KOTA BATU – Tahapan hari H pencoblosan pilkada Kota Batu telah usai. Lewat beberapa lembaga yang melakukan proses hitung cepat, masyarakat juga sudah melihat bahwa Dewanti – Punjul unggul di kisaran 44 persen. Walaupun hasil resminya masih menunggu rekapitulasi suara dari KPUD Kota Batu.

Terlepas dari semua proses dinamika politik yang sudah terjadi selama masa kampanye, tampaknya masyarakat Kota Batu masih melihat Dewanti Rumpoko sebagai figur terbaik. Berbagai isu seperti dinasti politik dan putra daerah terbukti tidak berpengaruh terlalu signifikan terhadap dukungan masyarakat.

Jika pasangan yang diusung oleh PDIP ini dinyatakan menang, Dewanti Rumpoko mencatatkan namanya sebagai kepala daerah perempuan pertama sepanjang sejarah Malang Raya. Di Kota Batu sendiri, istri Eddy Rumpoko ini bakal tercatat sebagai orang ke-3 yang menjadi Wali Kota.

Sebelumnya, Imam Kabul (alm) menjadi orang pertama yang memimpin kawasan itu sejak berpisah dari Kabupaten Malang, menjadi Pemerintah Daerah (Pemda) sendiri. Setelahnya, orang nomor satu di Kota Batu dijabat Eddy Rumpoko, selama dua periode.

Seperti dikutip dari Malang Voice, Sejarawan Universitas Negeri Malang (UM), Dwi Cahyono menyebut bahwa Dewanti Rumpoko menambah deret panjang wanita jawara dalam sejarah perempuan Malang Raya.

Dia menyebut, beberapa perempuan pernah berkuasa di wilayah ini, ketika zaman kerajaan. “Kusumawarddhani (Bhre Kabalan) adalah perempuan yang pernah memegang tampuk pimpinan pada Nagari Kabalan di lereng barat Gunung Malang (Gunung Buring),” ungkapnya.

Selain Kusumawarddhani yang notabene adalah putri mahkota Hayam Wuruk, masih ada nama-nama lain yang patut disebut sebagai wanita jawara. “Ken Dedes dan Proboretno juga termasuk perempuan-perempuan hebat dalam sejarah Malang Raya pendahulunya,” tambah Dwi Cahyono.

Baca Juga:  LSI Denny JA: Dewanti-Punjul Masih Leading

Dewanti sendiri selama ini dikenal sebagai akademisi. Disamping itu, wanita yang pernah menjadi calon bupati Malang ini juga aktif di berbagai organisasi sosial kemasyarakatan. Apapun itu, masyarakat Kota Batu kini telah punya pemimpin baru. Kita semua pasti berharap agar Kota Batu makin maju dan sejahtera kedepan, semoga. (Red)