Bandulan Langganan Banjir, Wakil Rakyat ini Minta Pemerintah Lebih Proaktif

Bandulan Langganan Banjir, Wakil Rakyat ini Minta Pemerintah Lebih Proaktif

289
SHARE

KOTA MALANG – Fenomena banjir yang terjadi di Bandulan dan beberapa wilayah lain di Kota Malang hari ini langsung mendapat reaksi keras dari anggota DPRD Kota Malang, Ya’qud Ananda Gudban. Politisi yang akrab disapa Nanda ini menyayangkan lambannya langkah preventif dari pemerintah daerah. Menurutnya, pemerintah seharusnya melihat persoalan banjir tersebut dengan lebih serius dengan mempertimbangkan berbagai aspek.

“Banjir di Bandulan itu kan tidak hanya terjadi saat ini, sudah berkali-kali, seharusnya pemerintah melakukan kajian dan upaya penanganan agar banjir tersebut tidak terus terjadi,” ungkapnya (05/01/17).

Ketua Partai Hanura Kota Malang ini juga menyayangkan rendahnya serapan anggaran oleh dinas PUPPB pada tahun kemarin. Seperti diketahui bahwa tahun 2016 Pemkot Malang hanya mampu menyerap anggaran sekitar 80 persen, dan dinas PUPPB menjadi SKPD dengan serapan anggaran terendah. Menurut Nanda, seharusnya pemerintah lebih proaktif dan inovatif dalam perencanaan sehingga anggaran bisa dimaksimalkan alokasinya untuk pembangunan infrastruktur seperti drainase dan sumur resapan di wilayah rawan banjir.


“Sebenarnya anggaran dinas PU sangat besar, namun sayangnya malah banyak Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA). Seharusnya program penanganan banjir menjadi salah satu prioritas, agar banjir seperti di Bandulan dan beberapa daerah lain tidak terus terjadi,” tegasnya.

Ketua Banleg DPRD Kota Malang ini berharap agar tahun ini pemerintah daerah memasukkan penanganan banjir menjadi salah satu program prioritas. Tugas pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur, tapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat. “Kita tidak boleh hanya mengandalkan faktor alam, harus ada upaya maksimal juga dari pemerintah dan masyarakat agar hal ini (banjir) tidak terus terjadi,” pungkasnya. (red)